Mahasiswa berkarakter
Mahasiswa berkarakter adalah mahasiswa yang memiliki wawasan kebangsaan biasanya mempunyai kepekaan sosial yang tinggi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi oleh bangsa. Tidak hanya peka, tetapi setelah mengetahui masalah yang ada biasanya dia akan melakukan upaya untuk bisa memperbaikinya. Mahasiswa berkarakter memiliki sikap dan perilaku yang baik, yang sesuai dengan norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun beberapa cirri mahasiswa berkarakter yaitu :
1 Memiliki
wawasan yang luas.
Seorang mahasiswa dituntut untuk megerti dan menyadari keadaan di
sekitarnya. Wawasan yang luas tidak hanya didapat dari ilmu yang dipelajari di
perkuliahan saja, melainkan juga bisa didapat dari lingkungan sekitar.
2 Mampu
membagi waktu
Masa kuliah merupakan masa-masa yang terdapat banyak waktu luang.
Tinggal bagaimana mahasiswa itu sendiri dapat mengatur waktu yang dimilikinya,
seperti untuk kuliah, organisasi, hobi, refreshing, dan pacaran. Mahasiswa yang
mampu membagi waktunya dengan baik, kelak akan menjadi seorang mahasiswa yang
ideal
Memahami
seluk beluk tempat menuntut ilmu.
Kampus, tempat mahasiswa menuntut ilmu menyimpan banyak cerita
yang tidak akan terlupakan. Untuk menjadi mahasiswa ideal, mahasiswa harus
mengerti seluk-beluk tempat menuntut ilmunya tersebut. Mulai dari dosen yang
mengajar, ruangan belajar, fasilitas yang tersedia. Dengan mengetahui secara
detail, mahasiswa akan mudah mengakses hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan
perkuliahan.
4 Pintar,
rajin, aktif.
Tiga hal ini (pintar, rajin, aktif) adalah sifat wajib yang
dimiliki oleh seorang mahasiswa ideal. Pintar dalam artian bahwa seorang
mahasiswa pintar mengkondisikan diri dengan sekitarnya. Rajin berarti mengikuti
kegiatan yang dipilihnya dengan rajin, tidak menjalani dengan setengah hati.
Aktif yaitu turut serta dalam kegiatan-kegiatan positif universitas.
5 Pintar
berdiskusi.
Sesuai dengan materi yang didapat pada LKMM pra dasar, mahasiswa
itu harus memiliki sikap kritis. Dengan sikap kritis yang dimiliki, mahasiswa
mempunyai kemampuan dalam berdiskusi. Kemampuan berdiskusi ini sangatlah
berguna di masyarakat dan dunia kerja nantinya. Kemampuan berdiskusi yang baik
di masa kuliah akan bermanfaat dalam menyampaikan pendapat di forum, sehingga
tercapailah predikat mahasiswa ideal.
Ada beberapa macam karakter yang perlu dimiliki oleh tiap
mahasiswa agar dapat menjadi pemimpin yang kelak dapat memimpin bangsa ini
dengan baik. Karakter-karakter itu diantaranya adalah :
1. Beretika
2. Berwawasan luas
3. Bertanggung jawab
4. Pintar, rajin dan aktif
Memiliki reasa kasih sayang yang tinggi terhadap sesama.
Mahasiswa adalah tingkat status yang lebih tinggi dari pelajar.
Begitu pula sikap dan tingkah laku yang harus dimiliki mahasiswa tersebut.
Semuanya harus lebih tinggi dari seorang pelajar. Dan yang paling penting
seorang mahasiswa harus memiliki tindakan yang bertanggung jawab. Bertanggung jawab dengan semua tugas
yang telah diberikan, bertanggung jawab dengan langkah dan pilihan yang telah
diambil, dan bertanggung jawab dengan semua yang telah dilakukan. Dan pada
intinya seorang mahasiswa harus bisa bertanggung jawab pada dirinya
sendiri.Setelah seorang mahasiswa tersebut bisa bertanggung jawab terhadap diri
sendiri, mahasiswa itu harus bisa bertanggung jawab juga terhadap lingkungannya
dan negaranya.
Mahasiswa merupakan sosok yang
diharapkan membawa perubahan ke arah yang positif terhadap masyarakat dan
bangsanya. Bukan hanya itu, seorang mahasiswa harus mampu membawa dampak yang
positif dimana dan kapan pun dia berada. Seorang mahasiswa bertanggung jawab
terhadap apa yang terjadi pada dirinya dan pada masyarakatnya. Lalu
bagaimanakah karakteristik mahasiswa yang bertanggung jawab
Mahasiswa yang bertanggung jawab bisa dilihat dari ciri-ciri
sebagai berikut :
1.
Berpretasi baik bidang akademik
maupun non akademik.
2.
Mampu berorganisasi dan memiliki
dasar jiwa kepemimpinan.
3.
Kreatif dan menghapuskan sikap
plagiarisme.
4.
Berpikir kritis dan rasionalis
terhadap hal-hal yang terjadi di lingkungannya.
5.
Peduli dan turut membantu masyarakat
dalam menghadapi masalah sosial dan budaya serta bencana alam.
6.
Ikut serta membangun pemerintahan
yang sesuai dengan moral pancasila dan UUD 1945.
7.
Menanamkan jiwa disiplin, kreatif
dan mandiri pada masyarakat sekitarnnya.
8.
Mampu memilah kebudayaan asing yang
masuk ke dalam negaranya.
Nilai-Nilai
Karakter
Berdasarkan kajian nilai-nilai agama,
norma-norma sosial, peraturan/hukum, etika akademik, dan prinsip-prinsip HAM,
telah teridentifikasi butir-butir nilai yang dikelompokkan menjadi lima nilai
utama, yaitu nilai-nilai perilaku manusia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang
Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan serta kebangsaan.
Berikut adalah daftar nilai-nilai utama yang dimaksud dan deskripsi ringkasnya:
1.
Nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan
Yaitu religius; pikiran, perkataan dan tindakan seseorang yang diupayakan selalu berdasarkan pada nilai-nilai ketuhanan dan/atau ajaran agamanya.
Yaitu religius; pikiran, perkataan dan tindakan seseorang yang diupayakan selalu berdasarkan pada nilai-nilai ketuhanan dan/atau ajaran agamanya.
2.
Nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri (personal)
a. Jujur
Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan tindakan, dan perkerjaan, baik terhadap diri dan pihak lain.
a. Jujur
Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan tindakan, dan perkerjaan, baik terhadap diri dan pihak lain.
b. Bertanggung jawab
Sikap dan perilaku seseorang untu melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaimana yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan YME.
Sikap dan perilaku seseorang untu melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaimana yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan YME.
c. Bergaya hidup sehat
Segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan.
Segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan.
d. Disiplin
Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
e. Kerja keras
Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan guna menyelesaikan tugas (belajar/pekerjaan) dengan sebaik-baiknya.
Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan guna menyelesaikan tugas (belajar/pekerjaan) dengan sebaik-baiknya.
f. Percaya diri
Sikap yakin akan kemampuan diri sendiri terhdapat pemenuhan tercapainya setiap keinginan dan harapannya.
Sikap yakin akan kemampuan diri sendiri terhdapat pemenuhan tercapainya setiap keinginan dan harapannya.
g. Berjiwa wirausaha
Sikap dan perilaku yang mandiri dan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.
Sikap dan perilaku yang mandiri dan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.
h. Berpikir logis, kritis, dan inovatif
Berrpikir dan melakukan sesuatu secara kenyataan atau logika untuk menghasilkan cara atau hasil baru dan termutakhir dari apa yang telah dimiliki.
Berrpikir dan melakukan sesuatu secara kenyataan atau logika untuk menghasilkan cara atau hasil baru dan termutakhir dari apa yang telah dimiliki.
i. Mandiri
Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
j. Ingin tahu
Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari apa yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari apa yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
k. Cinta ilmu
Cara berpikir, bersikap
dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi
terhadap pengetahuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar